Politik

Komisi I DPR RI Tekankan Pentingnya Literasi Digital

KoranKini.com | Jakarta – Melalui program Ngobrol Bareng Legislator ini, BPSDM Komdigi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi literasi digital di seluruh Indonesia. Kolaborasi bersama Komisi I DPR RI, menjadi langkah penting dalam mewujudkan generasi emas yang siap menghadapi masa depan digital dengan kompetensi dan karakter kuat.

Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, B.Comm,  menekankan pentingnya literasi digital sebagai fondasi utama dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia yang cakap teknologi. Ia menegaskan bahwa penguatan literasi digital harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup kemampuan teknis, pemikiran kritis, keamanan digital, dan etika bermedia.

“Generasi emas tidak hanya membutuhkan akses teknologi, tetapi juga kapasitas literasi digital yang kuat. Mereka harus memiliki kompetensi yang memadai untuk memanfaatkan ruang digital secara produktif, kreatif, dan aman,” ujar Andina dalam program Ngobrol Bareng Legislator dengan mengusung tema “Literasi Digital Sebagai Kunci Generasi Emas”, Rabu (10/12)

Andina menambahkan bahwa Komisi I terus mendorong regulasi dan kebijakan strategis yang mendukung perlindungan digital serta pemerataan literasi digital di seluruh Indonesia. Ia juga menyoroti bahwa berbagai ancaman digital seperti hoaks, cyberbullying, penipuan daring, hingga eksploitasi data pribadi berpotensi menghambat perkembangan generasi muda. 

Oleh karena itu, literasi digital harus menjadi gerakan nasional yang melibatkan pemerintah, edukator, orang tua, komunitas digital, hingga pelaku industri.

“Jika ingin generasi emas Indonesia benar-benar unggul, maka kecakapan digital mereka harus dibangun sejak dini secara terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara Evy Merdika seorang pegiat literasi digital, memaparkan pentingnya kecakapan digital dalam kehidupan sehari-hari. Evy juga menekankan bahwa lingkungan keluarga dan pendidikan memiliki peran krusial dalam membentuk perilaku digital generasi muda.

Selain itu, Nisa Fatin Afifah, seorang content creator, memberikan perspektif mengenai bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan ruang digital untuk berkarya. Ia mengajak peserta untuk membangun jejak digital yang baik dan menggunakan media sosial sebagai wadah pengembangan diri yang produktif.

Related Articles

Back to top button