Daerah

Lomba Kicau Mania UNISLA Diikuti 600 Peserta Dari Jawa Timur

Korankini.com |Lamongan – Lomba burung berkicau yang digelar Universitas Islam Lamongan (UNISLA) bersama Takeran BC diikuti 600 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk memeriahkan puncak Dies Natalis ke-26 kampus tersebut.

Ketua Pelaksana Hanief Panji Raharjo mengatakan kegiatan terdebut menjadi wadah bagi penghobi burung berkicau untuk berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas.

“Total peserta yang ikut acara ini mencapai 600 orang dari berbagai wilayah di Jawa Timur,” katanya.

Ia menjelaskan perlombaan bertajuk Lomba Kicau Mania feat Juri Seduluran Kicau Nusantara (SKN) tersebut mempertandingkan sejumlah jenis burung, meliputi murai batu, cucak hijau, kenari, pentet, dan lovebird.Panitia menyediakan beragam kelas perlombaan dengan harga tiket mulai Rp50 ribu hingga Rp1,6 juta.

Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai penghobi hingga pemilik burung yang telah dikenal di arena perlombaan.

Selain memperebutkan gelar juara, lanjut dia, peserta berkesempatan mendapatkan hadiah berupa 10 unit sepeda listrik serta tiga unit sepeda motor Honda Beat dan Honda Revo.

Rektor UNISLA Abdul Ghofur menyambut positif antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat dikemas lebih besar dengan persaingan yang semakin kompetitif.

“Semoga lomba burung berkicau pada tahun mendatang dapat hadiah utama mobil,” katanya.

Penyelenggaraan lomba ini mengusung semangat benar, jujur, dan adil, dengan penjurian sebagai salah satu aspek penting untuk menjaga kepercayaan peserta.

Sebagai informasi, Seduluran Kicau Nusantara (SKN) merupakan wadah sekaligus penyelenggara lomba burung berkicau yang dikenal menerapkan sistem G24 atau 24 gantangan, terutama pada kelas murai batu.

Sistem tersebut menggunakan penjurian per blok untuk memudahkan juri memantau performa burung, disertai mekanisme ajuan terbuka agar proses penilaian berlangsung transparan.

Aspek penilaian meliputi kualitas irama atau lagu, volume, gaya, serta durasi dan stamina kerja burung selama berada di gantangan. Integritas juri menjadi bagian penting dalam menjaga objektivitas dan kepercayaan peserta terhadap hasil perlombaan.

Related Articles

Back to top button