Daerah

UTD PMI Lamongan Pastikan Stok Darah Aman 

Korankini.com Lamongan –  Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamongan dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan transfusi masyarakat.

Laporan ketersediaan stok tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PMI Lamongan, Agus Suyanto, kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat Apel Peringatan HUT Ke-81 PMI di Halaman Kantor PMI Lamongan, Senin (21/9/2026).

Agus menjelaskan bahwa PMI Lamongan terus berupaya menjaga kestabilan ketersediaan darah agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. Total akumulasi perolehan darah yang berhasil dihimpun UTD PMI Lamongan hingga September 2026 ini telah mencapai sekitar 13.146 kantong.

“Stok darah per hari ini mencakup golongan darah A sebanyak 195 kantong, golongan B 278 kantong, golongan O 340 kantong, dan golongan AB sebanyak 14 kantong,” ujar Agus dalam laporkannya.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendorong PMI Lamongan untuk terus memperkuat pelayanan donor dan mempertahankan kestabilan pasokan. Hal ini penting agar kebutuhan darurat masyarakat dapat terlayani dengan cepat dan tepat.

“Saya tegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus mendukung PMI, baik dalam penguatan kelembagaan, kesiapsiagaan bencana, pelayanan kemanusiaan, maupun peningkatan kapasitas para relawan,” tegas pria yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Pak Yes juga menekankan pentingnya sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait. Menurutnya, kesiapsiagaan PMI sangat krusial dalam merespons kondisi darurat di lapangan.

“Jaga semangat. Memang tidak semua kerja kemanusiaan terlihat, tetapi setiap pertolongan yang diberikan pada saat yang tepat akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Dalam rangkaian peringatan ulang tahun tersebut, Bupati Yuhronur Efendi secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Relawan PMI serta memberikan penghargaan kepada ratusan pendonor darah rutin.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pendonor dengan kategori 100 kali (4 orang), 75 kali (5 orang), 50 kali (29 orang), 25 kali (118 orang), dan 10 kali (544 orang) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kemanusiaan mereka.yuk.

Related Articles

Back to top button