Kolaborasi TPPS dan SPPG, Wabup Dirham Optimis Lamongan Mampu Wujudkan Zero Stunting

Korankini.com | Lamongan – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lamongan, membuka Rapat Koordinasi TPPS, di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Kamis (16/7/26).
Sebagai daerah yang mampu menurunkan angka stunting secara signifikan sejak tahun 2022, Wabup Dirham berharap, forum ini mampu menjadi momentum penguatan komitmen dan kolaborasi lintas sektor, dalam upaya mewujudkan target “zero stunting” di Kabupaten Lamongan.
Mengusung gerakan bersama TPPS dan SPPG guna memaksimalkan intervensi stunting melalui pengoptimalan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), Wabup Dirham menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting di Lamongan merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, capaian tersebut juga sejalan dengan diraihnya penghargaan PPA Award Tahun 2026 kategori Kelembagaan Pencegahan Perkawinan Anak Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur, yang diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Wabup Dirham menjelaskan bahwa pencegahan perkawinan anak memiliki hubungan erat dengan upaya penurunan stunting, mengingat kehamilan pada usia yang belum matang dapat meningkatkan risiko stunting pada anak. Berkat berbagai intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan, prevalensi stunting di Kabupaten Lamongan berhasil ditekan dari 27% menjadi 9%, kemudian turun menjadi 6,9%, hingga mencapai 3,65% pada Februari 2026.
Dengan capaian prevalensi stunting yang terus menunjukkan tren positif, Wabup Dirham meyakini bahwa target zero stunting di Kabupaten Lamongan bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan serta optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, percepatan penurunan stunting diharapkan dapat tercapai dalam waktu yang lebih singkat.




