Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan, Bupati YES Terima Aspirasi dan Rekomendasi Kebijakan Tahun 2026

KoranKini.com | Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Rarap Paripurna penyampaian Rekomendasi DPRD atas LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Kepala Daerah Tahun 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD.
Pada agenda ini, DPRD Kabupaten Lamongan juga menyampaikan aspirasi atas capaian Pemerintantah Kabupaten Lamongan serta memberikan rekomendasi kepada Bupati Lamongan untuk Kebijakan pada tahun anggaran 2026, Senin (27/4).
Pak YES sapaan akrab Bupati Lamongan, menyampian terima kasih atas masukan yang diberikan legislatif. Menurutnya, ini adalah bentuk sinergi yang kuat Pemerintah dengan DPRD dalam mengawal hasil pembangunan.
“Terima Kasih, ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas pembangunan diberbagai sektor. Setiap rekomendasi akan menjadi bahan pertimbangan untuk prgram kerja kedepannya”, ujar Bupati Lamongan.
DPRD Lamongan mengapresiasi berbagai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lamongan pada tahun 2025. Di antaranya adalah peningkatan berbagai indeks pada 2025 dari 2024, yakni Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 124,97 dari sebelumnya 123,93, indeks Daya Beli sebesar 0,781 dai 0,778, dan presentasi pertumbuhan PDRB pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 4,81% dari sebelumnya hanya 0,11%.
Ahmad Fathoni juru bicara DPRD memaparkan, “kami mendorong pemerintah daerah lebih kooperatif dengan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pemenuhan kuota pupuk bersubsidi terutama bagi petani tanaman pangan dan petani tambak sehingga produksi bisa pebih ditingkatkan”.
Pada kesempatan ini Ahmad Fathoni juga menyampaikan rekomendasi bagi Pemkab Lamongan di sektor kesehatan. DPRD Lamongan juga menyarankan diprogram LASERKU ( Lamongan Sehat dengan Kunjungan Rumah) diperluas dengan kemudahan akses dan pelibatan aktor strategis.
“Permudah proses program LASERKU guna memperluas akses layanan bagi masyarakat kurang mampu, serta mengoptimalkan pemberdayaan kader posyandu disetiap Desa sebagai upaya penguatan pembangunan kesehatan masyarakat” tambahnya.
Sektor pendidikan juga menjadi sorotan para anggota Dewan. Dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang konsisten meningkatkan setiap tahunnya, DPRD Lamongan terus mendorong agar aspek pendidikan terus diperkuat, baik melalui perluasan akses pendidikan maupun pembangunan kualita pendidikan.
“Yang tak kalah penting adalah mengurangi kesnjangan akses dan mutu antar wilayah, serta memastikan kontribusi nyata terhadap peningakatan kualitas SDM daerah”, pungkasnya.




