Daerah

Santri Tenggelam di Danau Bekas Galian C

KoranKini.com | Bangkalan – Kejadian tragis menimpa enam santri sebuah pondok pesantren di Kabupaten Bangkalan, Madura. Keenam santri tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di danau bekas galian kapur di kawasan Wisata Bukit Jaddih, Kamis (20/11) sore.

Kejadian  ini terjadi saat mereka sedang mengikuti latihan di area perbukitan Jaddih.  Keenam santri yang menjadi korban adalah Louvin Al-Baru Suhara (kelas 2 SD), Salman Al-Farisi (kelas 2 SD), Rosyid Ainul Yakin (kelas 3 SD), Reynand Azka Mahardika (kelas 3 SD), Moh. Nasiruddin Adrai (kelas 1 SD), dan Muhammad Akhtar Muzain Ainul Izzi (kelas 1 SD).

Mereka diduga tenggelam setelah berupaya menolong santri yang pertama kali tenggelam. Polisi telah menyelidiki kejadian tersebut dan melakukan olah Tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi di TKP, diketahui korban pergi latihan untuk mengikuti lomba minggu depan.

Polisi pun memeriksa sejumlah santri yang menjadi saksi di TKP, salah satunya adalah Ananda yang ikut membantu evakuasi korban. Dihadapan polisi Ananda menceritakan kronologis insiden tenggelamnya enam santri tersebut.

“Kebetulan kalau Kamis, kegiatan pesantren libur. Jadi belajar persiapan ikut lomba mewakili pesantren di luar,” ungkap Ananda.

Lokasi belajar tersebut sekitar 200 meter dari Ponpes. Sementara TKP tenggelamnya enam santri itu tidak jauh dari tempat mereka belajar. Menurut Ananda enam santri sebelumnya sudah dilarang untuk memasuki area galian batu didekat mereka belajar.

“Tanpa sepengetahuan, semua korban menyelinap. Satu persatu ke lokasi,” papar Ananda.

Menurut Ananda ada sembilan santri yang ikut mandi di TKP. Mereka main tahan nafas dengan menyelam di genangan air tersebut. Namun enam orang tak kunjung naik ke permukaan.

“Tiga orang diantaranya berhasil selamat dan memberi tahu insiden itu ke ustad yang sedang mengajar. Saat tiba di lokasi, hanya melihat sandal korban mengambang. ” terangnya.

Tidak berselang lama enam korban ditemukan. Keenam korban di bawah umur tersebut berada di dasar genangan air karena terjebak lumpur. Semua korban langsung larikan ke Puskesmas.

Related Articles

Back to top button