Daerah

Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama Sepekan

KoranKini.com | Lumajang – PVMBG Badan Geologi menaikkan status Gunung Semeru menjadi Level IV atau ‘Awas’ pada Rabu (19/11). Peningkatan status terjadi setelah awan panas guguran mencapai jarak luncur lebih dari 13 kilometer.

PPGA Semeru mencatat luncuran awan panas yang terus bertambah dari menit ke menit. Perubahan kondisi yang berlangsung cepat memaksa petugas meningkatkan pemantauan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menetapkan status tanggap darurat bencana selama tujuh hari. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

“Ya, saya sudah menandatangani per malam ini SK perpanjangan tanggap darurat selama sepekan,” kata Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam siaran pers Kamis (20/11). 

Ia menjelaskan, dalam masa tanggap darurat bencana, Pemkab Lumajang fokus melakukan penyelamatan warga yang masih berada di zona merah. Menurut Bupati, saat ini warga sudah berada di zona aman.

Lebih lanjut, warga yang berada di Dusun Sumberwuluh, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, juga sudah diimbau untuk tidak keluar dari dusun. Adapun, di Dusun Sumberlangsep terdapat 137 kepala keluarga. 

“Jadi begitu sudah diimbau untuk mengungsi, mereka segera mengungsi. Sebagian besar ke rumah keluarganya,” ujarnya. 

“Saya telepon sejak sore tadi supaya masyarakatnya tidak boleh keluar dari Dusun Sumberlangsep. Biar mereka tetap aman di situ dan ada tempat yang sudah kita siapkan aman di dusun Sumberlangsep,” kata Bupati menambahkan.

Sementara itu, Status Gunung Semeru naik dari level II waspada menjadi level IV awas. Kenaikan status ini buntut dari erupsi Gunung Semeru berupa luncuran awan panas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, membenarkan informasi kenaikan status tersebut. “Benar, naik awas,” ucapnya. 

Saat ini, petugas BPBD Lumajang masih melakukan proses evakuasi warga ke tempat aman. Menurutnya, kondisi terkini menunjukkan erupsi masih berlangsung. 

Sebelumnya, awan panas meluncur dari puncak kawah Gunung Semeru sejak pukul 14.30 WIB. Kini, luncuran awan panas Gunung Semeru sudah mencapai jarak 14 kilometer dari puncak kawah.

Related Articles

Back to top button