
Korankini.com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat peran pesantren melalui program Lamongan Nyantri untuk mendukung pendidikan karakter dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan penguatan pendidikan pesantren menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu agama, pengetahuan, dan teknologi serta memiliki akhlak mulia.
“Untuk menyongsong Indonesia Emas, kita membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki akhlak mulia. Santri harus mengambil peran, tidak membatasi diri, serta mampu menguasai ilmu agama, ilmu pengetahuan, dan teknologi,” ujarnya di Lamongan, Kamis (22/10/2026).
Ia mengatakan keberadaan lebih dari 66 ribu santri yang menempuh pendidikan di berbagai pondok pesantren merupakan potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah.
Dukungan terhadap pesantren juga diperkuat melalui pemberian insentif kepada pengasuh pondok pesantren dan ustaz serta Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.
Menurut dia, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan nilai pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menekankan peran santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Semangat perjuangan tersebut perlu dilanjutkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengabdian nyata kepada masyarakat.Peringatan Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.yuk.




