Nasional

Jelang Nataru PT Pelni Tambah Jumlah Armada

KoranKini.com | Jakarta – Jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Tanjung Priok Jakarta menambah kapal penumpang. Ada sebanyak sembilan armada yang akan beroperasi dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Jumlah armada Pelni yang disiagakan dari Pelabuhan Tanjung Priok berjumlah sembilan armada. Dan kami mengimbau masyarakat dapat membeli tiket sejak jauh-jauh hari,” ujar Kepala Cabang PT Pelni Tanjung Priok Jakarta, Dicky Darmawan, di Jakarta, Jumat (21/11).

Hal ini penting untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur akhir tahun mendatang. Pelni berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelni Jakarta siap melayani dengan sepenuh hati dan mengimbau agar calon penumpang membeli tiket jauh hari. Atau, sebelum hari keberangkatan mengingat kuota tiket dan potongan harga terbatas,” ucap Dicky.

Adapun kesembilan kapal yang disiapkan adalah KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Nggapulu. Kemudian, KM Labobar, KM Tidar, KM Kelud, KM Bukit Raya, dan KM Kelimutu.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah meluncurkan program stimulus ekonomi untuk mendorong mobilitas masyarakat selama libur Nataru. Program tersebut berupa potongan harga tiket kapal Pelni kelas ekonomi, yang mulai berlaku pada Jumat (21/11) pukul 12.00 WIB.

Sekretaris Perusahaan Pelni, Evan Eryanto, menjelaskan bahwa tiket dengan diskon dapat dibeli untuk periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. “Diskon berlaku untuk seluruh tujuan atau pelabuhan yang disinggahi kapal penumpang Pelni menggunakan kelas ekonomi,” kata Evan.

Pemerintah memberikan diskon tarif 20 persen dari tarif dasar, yaitu harga tiket sebelum biaya asuransi dan pas pelabuhan ditambahkan. Setelah tambahan komponen biaya tersebut, rata-rata potongan yang dirasakan penumpang berkisar 16–18 persen.

“Tiket diskon hanya berlaku untuk kelas ekonomi dan dapat dibeli melalui seluruh saluran resmi penjualan tiket Pelni,” ujar Evan. Berdasarkan anggaran stimulus yang disediakan pemerintah, program ini menargetkan 405.881 penumpang selama periode Nataru tahun ini.

Harga tiket akan kembali normal setelah kuota stimulus habis. Jika minat masyarakat tinggi, Evan tidak menutup kemungkinan bahwa kuota diskon akan habis sebelum masa perjalanan berakhir pada 10 Januari 2026.

Penjualan secara digital dinilai semakin memudahkan masyarakat, baik melalui aplikasi Pelni Mobile maupun aplikasi perbankan Himbara. Dengan kesiapan armada dan hadirnya stimulus harga, Pelni berharap layanan angkutan laut selama libur Nataru dapat berjalan lancar, aman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

Related Articles

Back to top button