
Korankini.com | Lamongan – Sebanyak 13 perusahaan teknologi anggota Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Timur kawasan Plat S berkolaborasi membangun pusat data (data center) dan fasilitas pertukaran internet di Lamongan untuk memperkuat infrastruktur digital daerah.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui PT Tigabelas Solusi Nusantara (TSN), yang resmi membuka pusat data sekaligus melakukan peluncuran awal (soft launching) Node Indonesia Internet Exchange Jawa Timur (IIX-JI).
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mendekatkan akses pertukaran lalu lintas internet lokal bagi penyelenggara jaringan di Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang, dan wilayah Jawa Timur lainnya.
TSN dibentuk sebagai badan usaha patungan pada 25 Maret 2025 dengan menyatukan sumber daya, pengalaman, dan keahlian 13 perusahaan teknologi yang berasal dari lima daerah tersebut.
Melalui layanan TSN Internet Exchange (TSN-IX) dengan nomor Autonomous System Number (ASN) AS154682, jaringan lokal dapat bertukar data melalui jalur yang lebih dekat sehingga lalu lintas internet ant jaringan lokal berpeluang tetap berada di wilayah setempat.
TSN juga menyediakan konektivitas antarpusat data yang menghubungkan fasilitasnya dengan DC Cyber Jakarta dan DC Intiland Surabaya melalui jaringan Multiprotocol Label Switching (MPLS).
Pusat data tersebut dilengkapi pasokan listrik PLN, sistem uninterruptible power supply (UPS) berkapasitas 40 kilovolt-ampere (kVA) yang dapat ditingkatkan hingga 100 kVA, generator set 100 kVA, sistem pendingin redundan, serta kamera pengawas dan akses keamanan terbatas.
Ketua Pengurus Wilayah APJII Jawa Timur periode 2024–2028 yang juga Dewan Pengawas TSN, Yosvensa Setiawan, berharap fasilitas tersebut dapat mendorong pemerataan akses internet yang cepat, stabil, dan terjangkau di kawasan Plat S.yuk




