DaerahNasionalPolitik

Pemprov Jatim alokasikan 341 unit alsintan untuk petani

Korankini.com | Lamongan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan bantuan 341 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung mekanisasi pertanian dan meningkatkan efisiensi produksi pangan, termasuk melalui penyaluran 15 unit alsintan kepada kelompok tani di Kabupaten Lamongan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bantuan alsintan menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan teknologi pertanian untuk mempercepat proses tanam dan panen sekaligus menekan kehilangan hasil produksi.

“Efektivitas dan efisiensi bisa kita lakukan menggunakan antara lain combine harvester,” katanya dalam keteeanga resmi yang diterima, Senin (19/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai menyerahkan bantuan alsintan di Lapangan Desa Kendal, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jumat (16/10).

Ia menjelaskan, penggunaan mesin pemanen padi atau combine harvester dapat memangkas waktu panen satu hektare lahan dari sekitar tiga hari secara manual menjadi satu hingga dua jam. Mekanisasi juga berpotensi menekan kehilangan hasil panen dari sekitar 9-11 persen menjadi 1-2 persen.

Menurut Khofifah, Kabupaten Lamongan memiliki peran strategis dalam menopang produksi pangan Jawa Timur sehingga penguatan sarana pertanian diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan.

Ia menambahkan, dukungan mekanisasi perlu diiringi dengan ketersediaan sarana produksi, termasuk pupuk, agar petani dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut mendukung upaya daerah mempertahankan peran sebagai salah satu lumbung pangan di tingkat provinsi maupun nasional.

“Mekanisasi dan modernisasi dengan berbagai alat pertanian membantu kelompok petani serta masyarakat Lamongan,” ujarnya.

Sebanyak 15 unit alsintan yang diserahkan kepada kelompok tani di Lamongan terdiri atas enam unit traktor tangan singkal, satu unit traktor tangan rotary, empat unit combine harvester, dua unit kultivator, satu unit rice transplanter, dan satu unit kendaraan roda tiga.

Secara keseluruhan, Pemprov Jawa Timur mengalokasikan 341 unit alsintan berdasarkan permohonan yang diajukan dan kemampuan fiskal daerah.

Bantuan tersebut diharapkan memperluas pemanfaatan teknologi pertanian dan mendukung peningkatan efisiensi produksi pangan di Jawa Timur.

Related Articles

Back to top button